Berkembangnya Petani Sawit Mandiri

Apa yang tampak dalam diri masyarakat Desa Miau Merah adalah soal kemandirian dalam berusaha seiring waktu terus berjalan banyak masyarakat desa miau merah coba bercocok tanam perkebunan kelapa sawit secara mandiri  dimana pekerjaan bercocok tanam perkebunan ini merupakan terobosan baru masyarakat desa yang sudah mampu  mengelola kebun kelapa sawit secara mandiri dari masa tanam, perawatan hingga panen.

Saat ini petani sawit mandiri di Desa Miau Ada Sekitar 10 Kelompok Petani Mandiri yang Perkiraan Jumlah Lahan kurang lebih 120 Ha / diluar lahan plasma kebun PT. RAP dan Saat ini Hasil Panel Rata2 menghasilkan 30 Ton Per / Ha / Tahun dan Penjualan Sifatnya Masih Mandiri.

Penjualan hasil panen mereka jual secara mandiri ke Pabrik terdekat. Dari waktu kewaktu petani Sawit Mandiri yang ada di desa Miau Merah kemungkinan akan terus bertambah dan perlu adanya kerja sama antar petani dan pemerintah dimana salah satunya kerjasama yang perlu dijaga pemerintah tetap memberikan edukasi kepada petani sawit mandiri agar tetap menjaga kelesatarian lingkungan hutan yang ada disekitar desa Miau Merah, dan pola pembinaan kelompok tani bisa terus dilakukan oleh pemerintah baik dari tingkat Desa, Kabupaten, Provinis dan Nasional. Saat ini petani Sawit mandiri khususnya di Desa Miau Merah sudah beberapa kali mendapatkan pola pembinaan salah satu lembaga WWF.

Seiring semakin tumbuh dan banyaknya petani Sawit Mandiri diharapkan hal ini dapat mendorong perekonomian masyarakat yang ada di Desa Merah dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan sekitarnya.